Data ekonomi global real-time dari berbagai sumber terpercaya dalam satu layar.
Perbandingan rilis data ekonomi dari berbagai sumber utama.
Pasar mengantisipasi penurunan signifikan employment dari 40,3K menjadi 16,4K, sinyal potensial pendinginan labor market. Data ini krusial karena akan mempengaruhi ekspektasi RBA soal rate hold atau cut, langsung berdampak ke sentimen AUD dan keputusan investasi di kawasan Asia-Pacific.
Perhatikan split full-time vs part-time employment serta underemployment rate. Meski unemployment tetap 4,4%, kualitas job creation dan participation rate akan membentuk narrative lengkap soal labor market strength untuk dievaluasi RBA.
Pemetaan data sekilas secara global dari TradingView.
Histori rilis data ekonomi 3 bulan terakhir.
Dirangkum AI + pencarian web setelah setiap rilis. Verifikasi angka di sumber resmi.
Fed mempertahankan suku bunga di rentang 3,50%-3,75% dengan suara bulat 12-0, status quo keempat kali berturut-turut sejak awal 2026
Proyeksi dot plot Fed untuk akhir 2026 meningkat menjadi 3,6%-4,1% (naik dari 3,25%-3,75% sebelumnya), mengisyaratkan setidaknya satu kenaikan suku bunga diperlukan tahun ini
Inflasi PCE diprojeksikan pada 3,6% untuk 2026, jauh lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya 2,7%, dengan Core PCE 3,3% tahun ini
Pasar setelah rilis mulai mempricing kenaikan suku bunga 25 basis poin sedini Oktober 2026, meningkat dari ekspektasi sebelumnya lebih akhir dalam tahun
Pejabat Fed membuang bahasa 'easing bias' dalam statement dan menerbitkan komunike 130 kata yang sangat singkat, mencerminkan pendekatan baru Ketua Warsh dalam komunikasi yang lebih minim
Pertumbuhan PDB 2026 direvisi turun menjadi 2,2% dari proyeksi Maret, sementara tingkat pengangguran diproyeksikan 4,3% di akhir tahun
Headline CPI y/y turun menjadi 3,5% di Juni 2026 dari 4,2% di Mei, melambat untuk pertama kalinya dalam lima bulan dan lebih rendah dari forecast 3,8%.
Headline CPI m/m (seasonally adjusted) turun 0,4% di Juni versus forecast penurunan 0,2% dan Mei yang naik 0,5%, penurunan bulanan terbesar sejak April 2020.
Core CPI y/y melambat menjadi 2,6% di Juni dari puncak 2,9% di Mei, melampaui ekspektasi forecast 2,8%.
Core CPI m/m flat (0,0%) di Juni versus forecast kenaikan 0,2% dan Mei yang naik 0,2%, menunjukkan moderasi tekanan harga underlying.
Energi turun 5,7% bulanan (terbesar sejak April 2020) namun masih naik 15,7% tahunan; bensin turun 9,7% bulanan tapi naik 26,7% tahunan; minyak bakar naik 42,9% tahunan.
Shelter melambat 3,3% y/y dari 3,4% di Mei, dan makanan melambat 3,0% y/y dari 3,1%, menunjukkan perlambatan meluas ke kategori core.
Penambahan NFP hanya 57 ribu, jauh di bawah perkiraan 110 ribu dan revisi Mei turun menjadi 129 ribu, mencerminkan perlambatan penambahan lapangan kerja di AS.
Tingkat pengangguran turun 0,1 poin persentase menjadi 4,2% dari ekspektasi 4,3%, meski penurunan ini disebabkan oleh pengurangan partisipasi angkatan kerja.
Rata-rata penghasilan per jam naik 0,3% bulanan dan 3,5% tahunan, keduanya sesuai dengan perkiraan pasar.
Layanan profesional dan bisnis memimpin kenaikan dengan 36 ribu pekerjaan, diikuti layanan sosial 25 ribu dan kesehatan 22 ribu, namun pace kesehatan lebih lambat dari rata-rata 12 bulan.
Leisure dan perhotelan melaporkan kehilangan 61 ribu pekerjaan, mencerminkan perekrutan musiman yang lebih lemah dari biasanya.
Revisi data April turun 31 ribu dan Mei turun 43 ribu, mengakibatkan total pekerjaan April dan Mei gabungan berkurang 74 ribu dari yang dilaporkan sebelumnya.
Selisih suku bunga menggerakkan pasangan forex. Bias hawkish/dovish memberi arah jangka menengah.
| Bank Sentral | Suku Bunga | Bias | Rapat Berikutnya |
|---|---|---|---|
| Federal Reserve (AS) Kemungkinan kenaikan 46.5% per CME |
3.50-3.75% | Netral | 29 Jul 2026 |
| ECB (Zona Euro) Kenaikan 0.25% di Juni, hold diharapkan |
2.40% | Hawkish | 23 Jul 2026 |
| Bank of England (Inggris) Hold sejak Juni, dissent untuk naik |
3.75% | Netral | 30 Jul 2026 |
| Bank of Japan (Jepang) Kenaikan 0.25% di Juni, hold diharapkan |
1.00% | Hawkish | 30-31 Jul 2026 |
| Reserve Bank of Australia (Australia) Hold sejak Juni, tightening dimungkinkan |
4.35% | Netral | 11 Agus 2026 |
| Bank of Canada (Kanada) Hold 6 meeting berturut-turut |
2.25% | Netral | 02 Sep 2026 |
| RBNZ (Selandia Baru) Data tidak ditemukan dalam pencarian |
- | Netral | - |
| Swiss National Bank (Swiss) Data tidak ditemukan dalam pencarian |
- | Netral | - |
Analisis sentimen pada instrumen utama.
Rangkuman kondisi fundamental tiap instrumen — disusun AI dari data makro, FOMC & sentimen di terminal ini.
Inflasi melembat (Core CPI 0.0% m/m, Core PPI 0.2% vs forecast 0.3%), mengurangi daya tarik emas sebagai hedge. Fed tetap hawkish dan suku bunga stabil di 3.50-3.75%, membuat opportunity cost emas meningkat. Retail sentiment 53% long menunjukkan posisi dominan, sinyal kontrarian untuk cautious.
Fed mempertahankan stance hawkish dan tidak ada komitmen rate cut. Pasar berharap data ekonomi US tetap cukup kuat untuk mempertahankan suku bunga tinggi. Tekanan data tenaga kerja (NFP 57K vs 110K) dan retail sales (0.2% vs 0.9%) sudah tercermin, namun inflasi belum cukup lemah untuk trigger dovish turn.
Retail sentiment 63% long EUR menciptakan sinyal kontrarian kuat untuk bearish. Fed lebih hawkish daripada ECB yang cenderung netral, memberikan keuntungan USD. ISM Manufacturing 53.3 vs forecast 54.0 dan ISM Services 54.0 vs previous 54.5 menunjukkan pertumbuhan US stabil, mendukung USD strength.
Retail sentiment 61% short GBP memberikan sinyal kontrarian kuat untuk bullish GBP/USD. BoE masih fokus inflasi seperti Fed, namun tekanan pada GBP fundamental lebih besar. Data US (employment, inflasi) tetap stabil hawkish, tapi oversold positioning GBP menciptakan opportunity rebound.
Retail sentiment 75% short JPY (long USD) sangat dominan, namun ini sinyal kontrarian klasik untuk potential pullback. Namun fundamentally, divergensi BoJ (dovish) vs Fed (hawkish) tetap mendukung USD/JPY. Real yield differential Japan vs US tetap negatif untuk JPY, supply USD > demand JPY.
Kami hadir secara LIVE di YouTube saat rilis data ekonomi besar seperti NFP dan FOMC.